“Kami menyambut baik komitmen Fakultas Vokasi Unhas dalam memperluas ruang kolaborasi. Penguatan fasilitas Teaching Factory, terutama pada pengelolaan hasil perikanan dan pengembangan produk olahan seperti ikan marinasi, menjadi fokus penting yang dapat kita kembangkan bersama. Kami juga membuka peluang kerja sama dalam riset dan inovasi terapan agar hasilnya tidak hanya berdampak pada institusi, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan dunia industri,” jelas Yogi Sopian.

Dalam pertemuan yang dipandu oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama Fakultas Vokasi Unhas, Prof. Dr. Ida Leida M., SKM., MKM., MScPH., para peserta membahas sejumlah poin strategis, di antaranya pengembangan ekosistem Smart School, penguatan Teaching Factory di SMK bidang perikanan, serta implementasi program pengabdian kepada masyarakat sebagai tahap awal realisasi kerja sama.

Pembahasan tersebut menekankan pentingnya integrasi antara perguruan tinggi, lembaga pengembangan pendidikan vokasi, serta satuan pendidikan menengah kejuruan dalam menciptakan rantai pembelajaran yang terstruktur, aplikatif, dan selaras dengan kebutuhan industri.

Finalisasi rencana kerja sama ini diharapkan menjadi tonggak penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pengembangan pendidikan vokasi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kelautan, perikanan, serta teknologi informasi dan komunikasi.

Melalui komitmen bersama tersebut, kedua institusi optimistis kemitraan yang terbangun akan berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia, khususnya dalam mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing tinggi. (*)

YouTube player