RAKYAT.NEWS, MAKASSAR – Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin (Unhas) menerima kunjungan resmi Tim Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Kelautan, Perikanan, Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPMPV KPTK) dalam rangka finalisasi rencana kerja sama strategis antar kedua institusi.

Pertemuan tersebut menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi pengembangan pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan industri serta berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kegiatan berlangsung di ruang rapat Fakultas Vokasi, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Selasa (24/2/2026).

Hadir dalam pertemuan tersebut Dekan Fakultas Vokasi Unhas, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama, para dosen Program Studi Teknologi Akuakultur dan Pasca Panen (TAPP), serta jajaran pimpinan BPPMPV KPTK.

Dekan Fakultas Vokasi Unhas, Prof. Dr. Ir. M. Restu, MP., menegaskan bahwa kolaborasi ini memiliki nilai strategis dalam mendorong peningkatan mutu program studi sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa vokasi agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut bukan inisiatif yang berdiri sendiri, melainkan kelanjutan dari serangkaian pertemuan dan kunjungan sebelumnya yang telah membahas berbagai potensi sinergi.

“Fakultas Vokasi Unhas siap memfasilitasi program magang mahasiswa, kolaborasi pelatihan, serta pemanfaatan fasilitas pendukung untuk penguatan keterampilan. Dalam konteks pembinaan SMK, kami juga siap berkontribusi melalui jejaring dan pengalaman dalam pengembangan pendidikan vokasi,” jelas Prof Restu.

Sementara itu, Kepala BPPMPV KPTK, Yogi Sopian, ST., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas komitmen Fakultas Vokasi Unhas dalam membangun kemitraan pendidikan vokasi yang berkelanjutan dan berbasis kebutuhan industri.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan vokasi nasional, khususnya pada sektor kelautan dan perikanan yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.

“Kami menyambut baik komitmen Fakultas Vokasi Unhas dalam memperluas ruang kolaborasi. Penguatan fasilitas Teaching Factory, terutama pada pengelolaan hasil perikanan dan pengembangan produk olahan seperti ikan marinasi, menjadi fokus penting yang dapat kita kembangkan bersama. Kami juga membuka peluang kerja sama dalam riset dan inovasi terapan agar hasilnya tidak hanya berdampak pada institusi, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan dunia industri,” jelas Yogi Sopian.

Dalam pertemuan yang dipandu oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama Fakultas Vokasi Unhas, Prof. Dr. Ida Leida M., SKM., MKM., MScPH., para peserta membahas sejumlah poin strategis, di antaranya pengembangan ekosistem Smart School, penguatan Teaching Factory di SMK bidang perikanan, serta implementasi program pengabdian kepada masyarakat sebagai tahap awal realisasi kerja sama.

Pembahasan tersebut menekankan pentingnya integrasi antara perguruan tinggi, lembaga pengembangan pendidikan vokasi, serta satuan pendidikan menengah kejuruan dalam menciptakan rantai pembelajaran yang terstruktur, aplikatif, dan selaras dengan kebutuhan industri.

Finalisasi rencana kerja sama ini diharapkan menjadi tonggak penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pengembangan pendidikan vokasi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kelautan, perikanan, serta teknologi informasi dan komunikasi.

Melalui komitmen bersama tersebut, kedua institusi optimistis kemitraan yang terbangun akan berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia, khususnya dalam mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing tinggi. (*)

YouTube player