RAKYAT.NEWS, MAKASSAR – Upaya peningkatan kualitas pembelajaran terus dilakukan SDIT Al-Fadiyah dengan mendorong para pendidiknya mengikuti pelatihan pengembangan kompetensi.

Sebanyak enam guru SDIT Al-Fadiyah mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas guru yang diselenggarakan oleh Mentari Group (PT Mentari Books Indonesia) di Sekolah Islam Athirah, Sabtu (7/2/2025).

Pelatihan tersebut difokuskan pada penguatan kemampuan guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis inkuiri, khususnya pada mata pelajaran matematika.

Kegiatan ini bertujuan membekali guru dengan pendekatan pembelajaran yang mendorong keaktifan siswa dalam bernalar dan memahami konsep secara mendalam.

Mengusung tema “Inkuiri dalam Aksi: Memajukan Pembelajaran Berbasis Inkuiri dalam Pelajaran Matematika”, pelatihan ini menghadirkan Dr. Brandon Oh sebagai trainer.

Melalui sesi lokakarya, para peserta dibimbing untuk merancang pembelajaran inkuiri yang menekankan proses berpikir kritis, kemampuan berkomunikasi, serta penguatan pemahaman konseptual, tidak hanya berfokus pada penguasaan prosedur.

Mentari Group sendiri dikenal sebagai penyedia solusi pendidikan terintegrasi yang telah berkiprah sejak 2001.

Melalui berbagai layanan, seperti Mentari Teachers Academy, Mentari Bookstore, dan Platinum Center, Mentari Group telah menjalin kemitraan dengan lebih dari 10.000 institusi pendidikan di Indonesia dalam upaya peningkatan mutu pembelajaran.

Salah satu peserta pelatihan sekaligus guru SDIT Al-Fadiyah, Ustadz Fajrin, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan perspektif baru dalam praktik pembelajaran di kelas.

“Pelatihan ini menekankan pembelajaran inquiry yang mendorong siswa aktif bertanya, menyelidiki, dan menyimpulkan. Pendekatan ini membuat pembelajaran lebih bermakna serta meningkatkan pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelatihan tersebut juga menegaskan peran guru sebagai fasilitator yang membimbing proses berpikir peserta didik.

“Ini menjadi inspirasi bagi saya untuk menerapkan pembelajaran yang lebih aktif, reflektif, dan berpusat pada siswa di kelas,” tambahnya.

YouTube player