RAKYAT.NEWS, GOWASDIT Al-Fadiyah menggelar pelatihan Deep Learning bagi para guru sebagai upaya meningkatkan kualitas proses pembelajaran di lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (30/1/2026) di Aula SDIT Al-Fadiyah dan diikuti oleh seluruh guru SDIT Al-Fadiyah.

Pelatihan ini difokuskan pada penguatan pendekatan deep learning dalam konteks pendidikan, yakni model pembelajaran mendalam yang menekankan pemahaman makna, keterkaitan antar konsep, kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta penerapan ilmu dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pendekatan ini, guru didorong untuk mengarahkan siswa agar tidak hanya menghafal materi, tetapi mampu memahami, menginternalisasi, dan mengaplikasikan pembelajaran secara utuh.

Salah satu pemateri, Ustazah Nurlinda, menekankan bahwa keberhasilan pembelajaran mendalam sangat bergantung pada peran dan kesiapan guru. Menurutnya, metode dan strategi pembelajaran yang baik harus ditopang oleh kualitas kehadiran guru di kelas.

“Sehebat apa pun metode dan sedalam apa pun strategi pembelajaran, semuanya berakar pada satu hal utama, yaitu vibe guru. Ketika guru hadir dengan kesadaran, ketulusan, dan tujuan yang jelas, pembelajaran tidak hanya masuk ke kepala, tetapi menyentuh hati dan membentuk makna,” ujar Nurlinda dalam pemaparannya.

Ia menambahkan bahwa penguasaan akar karakter guru atau root vibe mastery teacher merupakan fondasi utama dalam proses pembelajaran, sementara deep learning menjadi hasil dari keutuhan peran guru dalam mendampingi siswa.

Materi pelatihan disampaikan oleh tim internal SDIT Al-Fadiyah. Kepala SDIT Al-Fadiyah, Ustadz Rakhmat Machmud, membawakan materi bertajuk Deep Learning Essence (Root Vibe Mastery) yang menitikberatkan pada kesadaran peran guru sebagai kunci pembelajaran bermakna.

Sementara itu, materi Deep Insight Learning Planning sebagai acuan perencanaan pembelajaran mendalam disampaikan oleh Ustazah Nurlinda bersama Ustazah Hanifah.

YouTube player