Dalam konteks budaya makassar, munculnya kedaulatan rakyat harus di dasari oleh nilai Singai Sikatutui, sipammaling malingi, a’bulo sibatang nakiccera’ sitongkatongka. Nilai saling mengasihi, saling menghargai, dan menjaga persatuan dan kesatuan adalah ujung tombak hadirnya masyarakat yang berkeadilan, berkemakmuran, berkemajuan, yang di bingkai oleh nilai musyawarah dan mufakat sebagai mana tersaji pada lima sila pancasila yakni berketuhanan, berkemanusiaan, persatuan, kebijaksanaan melalui musyawarah dan mufakat, dan berkeadilan untuk seluruh rakyat indonesia.

Akhirnya, kita berharap bahwa di momentum 14 Februari 2024 pekan depan, akan menjadi hari cinta dan kasih sayang demokrasi dalam mewujudkan pemilu damai, aman, dan kondusif. Jauhkan sudut pandang perbedaan, hindari konflik antar sesama, dan kedepankan nilai kebersamaan dan persaudaraan sehingga menumbuhkan jiwa nasionalisme dan cinta pada negara kesatuan Republik Indonesia. Dari Butta Turatea Jeneponto untuk Indonesia, mari wujudkan pemilu damai menuju indonesia berkemajuan. (*)

YouTube player