RAKYAT.NEWS, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) membuka peluang penguatan kerja sama internasional di bidang peternakan dan inovasi berbasis teknologi melalui kunjungan Duta Besar Kerajaan Thailand untuk Indonesia ke Fakultas Peternakan Unhas, Senin (2/3/2026).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., di Kampus Unhas Tamalanrea, dan dirangkaikan dengan peninjauan fasilitas Kandang Closed House milik Fakultas Peternakan.

Turut mendampingi, Dekan Fakultas Peternakan Unhas Prof. Dr. Syahdar Baba, S.Pt., M.Si., jajaran pimpinan fakultas, serta perwakilan manajemen PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk.

Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau secara langsung sistem pengelolaan peternakan modern yang diterapkan di kandang closed house, termasuk penggunaan teknologi budidaya unggas, sistem ventilasi terkontrol, hingga penerapan standar biosekuriti untuk menjaga kesehatan ternak.

Rektor Unhas yang akrab disapa Prof. JJ menyampaikan apresiasi atas kunjungan Duta Besar Thailand dan menegaskan pentingnya kemitraan global dalam memperkuat kapasitas perguruan tinggi.

“Kerja sama Unhas dengan mitra industri, khususnya dengan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk yang telah terjalin sejak tahun 2014, merupakan bentuk kolaborasi strategis dalam membentuk sumber daya manusia unggul di bidang peternakan. Kontribusi mitra industri ini sangat signifikan bagi pengembangan Fakultas Peternakan,” ujar Prof. JJ.

Ia menambahkan, kolaborasi yang telah berjalan selama lebih dari satu dekade tersebut perlu diperluas cakupannya agar tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga pada penguatan tridarma perguruan tinggi.

“Ke depan, kami berharap kerja sama ini tidak hanya berfokus pada aspek produksi, tetapi juga diperluas ke penguatan akademik, pengembangan program pendidikan, riset, inovasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” tambahnya.

Sementara itu, Duta Besar Thailand untuk Indonesia, H.E. Mr. Prapan Disyatat, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi pengalaman pertamanya di Universitas Hasanuddin. Ia mengapresiasi fasilitas serta sistem peternakan modern yang dikembangkan oleh Fakultas Peternakan Unhas.