Kalla Institute Dorong Kolaborasi Riset Global Lewat Konferensi Internasional ICTISB 2025
Ketiga aspek tersebut dinilai krusial dalam mendorong pengelolaan dampak lingkungan, tanggung jawab sosial, pengembangan sumber daya manusia berkelanjutan, serta terciptanya lingkungan yang adil dan inklusif.
Sementara itu, Dr. Isma Addi Jumbri menyoroti pentingnya integrasi dunia industri ke dalam lingkungan kampus melalui pendekatan Bringing Industry to Campus. Menurutnya, mahasiswa perlu dibekali pengalaman praktis sejak dini agar lebih siap menghadapi kebutuhan industri.
“Kampus harus menghadirkan kurikulum berbasis praktik, dosen praktisi, riset terapan, hingga proyek bisnis nyata agar lulusan memiliki keterampilan dan pola pikir profesional,” jelasnya.
Pada sesi berikutnya, Dr. Syamsul Rijal memaparkan materi berjudul “Innovation from the East of ASEAN Bridging Legacy & Future: Operationalizing Sustainability in Eastern Indonesia”. Ia menjelaskan peran Indonesia, khususnya Kalla Institute, dalam ASEAN Growth Triangle sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia berkelanjutan.
Komitmen terhadap prinsip keberlanjutan, lanjutnya, telah menjadi agenda utama Kalla Institute sejak awal berdiri, mulai dari pengurangan penggunaan energi, plastik, dan kertas, hingga penguatan program magang industri, kehadiran dosen praktisi, inkubator bisnis, serta riset terapan dan proyek kolaboratif.
Seluruh upaya tersebut didukung oleh ekosistem KALLA dalam mencetak lulusan yang siap berkontribusi di dunia industri maupun sebagai wirausaha.
Pada sesi penutup, Anup P. Mahajan memaparkan manfaat program American Corner sebagai ruang pembelajaran baru yang mendorong dialog lintas budaya, pertukaran pengetahuan, serta penguatan hubungan people to people antara Indonesia dan Amerika Serikat.
Selain mengikuti rangkaian konferensi, peserta juga terlibat dalam proses pengumpulan makalah ilmiah yang dilakukan secara daring sejak 29 September hingga 1 Desember 2025.
Dari proses tersebut, sebanyak 41 makalah terpilih dipresentasikan dalam sesi paralel dan berpeluang dipublikasikan pada jurnal nasional maupun internasional.








Tinggalkan Balasan