RAKYAT.NEWS, EDUKASI – Monosakarida adalah salah satu jenis karbohidrat yang paling sederhana. Karbohidrat sendiri merupakan salah satu senyawa organik yang berperan sebagai sumber energi utama bagi makhluk hidup. Monosakarida sering disebut sebagai gula sederhana karena memiliki struktur molekul yang paling dasar.

Pengertian Monosakarida

Monosakarida terdiri dari satu molekul gula tunggal yang tidak dapat dihidrolisis menjadi molekul gula yang lebih kecil. Monosakarida ditemukan dalam berbagai produk makanan seperti buah-buahan, madu, dan susu. Senyawa ini juga menjadi blok bangunan utama bagi polisakarida dan disakarida.

Struktur Monosakarida

Struktur monosakarida sering kali mengandung karbon yang terikat oleh ikatan tunggal dan gugus hidroksil (OH) yang melekat pada setiap karbon. Jumlah atom karbon dalam molekul monosakarida bervariasi, tetapi umumnya terdiri dari 3 hingga 7 atom karbon. Contoh monosakarida yang paling umum adalah glukosa (C6H12O6) dan fruktosa (C6H12O6).

Fungsi Monosakarida

Monosakarida berperan penting dalam menjaga kelangsungan hidup makhluk hidup. Fungsi utama monosakarida adalah sebagai sumber energi. Ketika monosakarida dipecah, energi yang dilepaskan dapat digunakan oleh tubuh dalam berbagai reaksi kimia yang diperlukan untuk mempertahankan kehidupan. Glukosa, salah satu jenis monosakarida yang paling penting, juga berperan dalam proses fotosintesis tumbuhan.

Di sisi lain, monosakarida juga berfungsi sebagai modulator sel dan penanda seluler. Gula sederhana dapat berikatan dengan protein atau lipid di permukaan sel, membentuk glikoprotein dan glikolipid yang memiliki peran penting dalam interaksi sel-sel. Misalnya, glikoprotein memainkan peran penting dalam pengenalan sel dan sinyal seluler.

Selain itu, monosakarida juga diperlukan untuk sintesis molekul seperti asam amino, asam lemak, dan nukleotida. Molekul-molekul ini sangat penting untuk pembentukan protein, membran sel, dan asam nukleat yang membawa informasi genetik dalam DNA.