RAKYAT.NEWS, EDUKASI – Bola kasti merupakan salah satu permainan tradisional yang cukup populer di Indonesia. Meskipun saat ini permainan ini mungkin tidak terlalu dikenal di kalangan generasi muda, namun pada zamannya, bola kasti pernah merupakan permainan yang sangat diminati oleh anak-anak maupun orang dewasa.

Permainan bola kasti ini dulunya sering dimainkan di desa-desa pada waktu luang, terutama oleh kaum perempuan. Uniknya, permainan ini menjadi sangat populer di pulau Jawa, tetapi kurang dikenal di daerah-daerah lainnya di Indonesia.

Mengenai sejarah bola kasti, tidak ada catatan yang pasti tentang asal-usulnya. Beberapa ahli mengatakan bahwa permainan ini sudah dimainkan sejak zaman penjajahan Belanda, sedangkan yang lain percaya bahwa permainan ini sudah ada sejak zaman kerajaan.

Bola kasti mirip dengan permainan rounders yang berasal dari Inggris. Permainan ini pertama kali diperkenalkan ke Indonesia oleh tentara Belanda pada abad ke-18. Awalnya, bola kasti dimainkan oleh tentara-tentara Belanda dan dianggap sebagai sarana latihan militer. Namun, permainan ini cepat menyebar ke masyarakat setempat dan menjadi permainan rekreasi yang populer di kalangan perempuan.

Permainan ini cukup sederhana dan membutuhkan minimal dua tim yang masing-masing terdiri dari 9 pemain. Setiap pemain harus memegang tongkat kasti berbentuk bulat yang terbuat dari kayu di tangan kanannya sambil mengenakan sarung tangan. Satu pemain dari tim lawan akan melempar bola kasti ke arah pemain dalam tim pertahanan. Pemain tersebut kemudian harus menangkap bola dan melemparkannya sejauh mungkin, sambil mengelilingi bidang permainan dengan tujuan mencetak angka.

Angka akan diberikan berdasarkan jarak lemparan pemain. Semakin jauh jarak lemparan bola, semakin banyak angka yang diberikan. Tim yang berhasil mengumpulkan angka paling banyak akan menjadi pemenang dalam permainan ini.