RAKYAT.NEWS, EDUKASI – Inti bumi merupakan lapisan terdalam dari bumi yang terdiri dari campuran logam seperti besi dan nikel. Inti bumi memiliki suhu paling tinggi di antara lapisan-lapisan bumi lainnya mencapai sekitar 5,500-6,000 derajat Celsius. Mengenal lapisan bumi dengan suhu paling tinggi, inti bumi bisa memberikan pemahaman lebih dalam tentang bagaimana bumi terbentuk dan bagaimana suhu bumi mempengaruhi kehidupan.

Inti bumi terdiri dari dua bagian yaitu inti luar dan inti dalam. Inti luar memiliki ketebalan sekitar 2.200 km dan terdiri dari campuran logam-cair seperti besi dan nikel. Inti dalam memiliki ketebalan sekitar 1.250 km dan terdiri dari campuran logam-padat yang sama. Suasana di inti bumi sangatlah ekstrim dengan suhu paling tinggi di seluruh bumi.

Suhu inti bumi yang sangat tinggi telah menimbulkan banyak teori tentang asal usul bumi. Beberapa ilmuwan mengklaim bahwa energinya berasal dari panas yang ditimbulkan oleh tumbukan planetesimal pada saat bumi terbentuk. Sementara itu, teori lain mengklaim bahwa sumber energi terletak pada radioaktifnya isotop-isotop berat seperti uranium, thorium, dan kalium di lapisan mantel.

Inti bumi dengan suhu paling tinggi juga menjadi penentu penting bagi geodinamika, bidang ilmu yang mempelajari pergerakan bumi. Suksesnya pemodelan dan peramalan gempa bumi, letusan gunung berapi, dan gerakan lempeng tektonik bergantung pada pemahaman yang mendalam tentang fenomena terkait seperti perbedaan suhu dan densitas antara lapisan-lapisan bumi.

Selain itu, suhu inti bumi juga berpengaruh pada kehidupan manusia. Diambil contoh, suhu inti bumi yang sangat tinggi membantu menjaga kehangatan planet sehingga memungkinkan kehidupan berlangsung di muka bumi. Inti bumi juga mempengaruhi peradaban manusia. Dalam sejarah, manusia telah menggunakan sumber-sumber panas bumi (geothermal) dalam kehidupan sehari-hari, seperti untuk mandi atau memasak.