RAKYAT.NEWS, EDUKASI – Bumi merupakan salah satu planet dengan lapisan yang banyak di dalamnya. Setiap lapisan memiliki struktur, fungsi, dan komposisi yang berbeda-beda. Lapisan-lapisan bumi merupakan salah satu objek penelitian bagi para ahli geologi. Salah satu lapisan bumi yang paling terlihat secara visual adalah lapisan paling atas, atau yang sering disebut sebagai kerak bumi.

Kerak bumi adalah lapisan terluar bumi yang terletak di atas mantel bumi. Kerak bumi memiliki ketebalan yang berbeda-beda di berbagai tempat, rata-rata antara 5-70 km. Kerak bumi terbagi menjadi kerak samudera dan kerak benua, dengan perbedaan yang signifikan dalam struktur dan komposisinya.

Struktur kerak samudera cenderung lebih tipis dan padat, terbentuk dari lava yang dihasilkan oleh gunung api bawah laut. Sedangkan kerak benua memiliki ketebalan yang lebih besar, terdiri dari bahan yang lebih ringan dan tua, seperti granit dan batuan sedimen.

Selain perbedaan struktur dan komposisi, kerak bumi juga memiliki fungsi yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Kerak bumi menjadi tempat tinggal bagi manusia dan berbagai makhluk hidup lainnya. Tanah, air, dan udara yang kita hirup merupakan bagian dari kerak bumi.

Kerak bumi juga menjadi tempat penambangan berbagai mineral dan bahan tambang seperti minyak, gas, emas, dan tembaga. Tanpa adanya kerak bumi, kehidupan manusia tidak akan berjalan seperti saat ini.

Kerak bumi juga memiliki fungsi penting dalam mengatur suhu bumi. Kerak bumi mampu menyerap dan memancarkan panas yang dihasilkan oleh matahari, sehingga menjaga suhu bumi tetap stabil dalam kadar tertentu.

Namun, kerak bumi juga rentan terhadap perubahan lingkungan akibat aktivitas manusia. Penebangan hutan, polusi, dan perubahan iklim dapat memengaruhi keseimbangan ekosistem di dalam kerak bumi.