RAKYAT.NEWS, EDUKASI – Zat aditif sintetis dalam minuman sudah menjadi perbincangan yang tidak asing lagi bagi masyarakat. Zat tersebut biasanya ditambahkan ke dalam minuman instan atau minuman olahan lainnya sebagai bahan tambahan.

Namun, sebelum membahas lebih jauh mengenai fungsi zat aditif sintetis, perlu diketahui terlebih dahulu apa itu zat aditif sintetis? Zat aditif sintetis adalah bahan tambahan yang digunakan dalam produksi makanan dan minuman untuk memberikan efek khusus, seperti penyedap rasa, pewarna, pengawet, dan banyak lagi.

Namun, apakah zat aditif sintetis aman untuk dikonsumsi? Berdasarkan penelitian, sebagian besar zat aditif sintetis yang digunakan dalam makanan dan minuman aman untuk dikonsumsi jika tidak melebihi batas konsumsi yang ditetapkan oleh badan pengawas makanan dan obat-obatan.

Lalu, apa saja fungsi zat aditif sintetis dalam minuman? Beberapa fungsi zat aditif sintetis dalam minuman antara lain adalah sebagai berikut:

1. Pewarna

Zat aditif sintetis yang berfungsi sebagai pewarna digunakan untuk memberikan warna pada minuman. Tanpa pewarna, minuman akan terlihat tidak menarik dan sulit untuk dibedakan satu sama lain.

2. Pengawet

Zat aditif sintetis yang berfungsi sebagai pengawet digunakan untuk mempertahankan kualitas dan keamanan minuman, sehingga tidak cepat rusak. Pengawet ini umumnya digunakan pada minuman yang memiliki umur simpan yang panjang seperti minuman botol atau kaleng.

3. Rasa tambahan

Zat aditif sintetis yang berfungsi sebagai penyedap rasa digunakan untuk meningkatkan rasa minuman tersebut. Ada berbagai jenis penyedap rasa yang digunakan dalam minuman, termasuk MSG dan pemanis buatan.

4. Kafein

Kafein merupakan zat aditif sintetis yang digunakan dalam minuman untuk memberikan efek stimulan yang dapat meningkatkan energi dan membuat seseorang merasa lebih waspada. Kehadiran kafein dalam minuman kadang-kadang disangkutpautkan dengan kesehatan.

5. Vitamin dan mineral

Zat aditif sintetis juga dapat digunakan dalam minuman sebagai sumber vitamin dan mineral tambahan. Beberapa minuman yang sering diklaim sebagai sumber vitamin dan mineral sebenarnya hanya mengandung sedikit zat tersebut, sehingga konsumen masih perlu mengonsumsi makanan seimbang agar mendapatkan sumber vitamin dan mineral yang cukup.